Cerpen: Langkah Sunyi Seorang Pencari Harapan Cerpen|Agustus 12, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Sore itu langit Yogyakarta tampak mendung tanpa hujan, angin bertiup pelan membawa
Cerpen: Jemuran Yang Tak Pernah Benar Benar Pergi Cerpen|Agustus 11, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Pagi itu, seperti pagi pagi sebelumnya, aku membuka pintu rumah dengan harapan
Cerpen: SEBUAH DOMPET HILANG UJI KEMANUSIAAN HARI Cerpen|Agustus 6, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Sore itu perjalanan pulang suamiku seperti biasa, melewati jalan yang tidak terlalu
Cerpen: Botol Sambal dan Arti Sebuah Aman Cerpen|Agustus 5, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Habib selalu mengira hidup yang tenang adalah hidup yang memiliki kepastian. Selama
Cerpen:Sol Sepatu Pada Hari Terakhirnya Cerpen|Agustus 4, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Sudah tiga bulan aku kehilangan pekerjaan. Tabungan yang dulu terasa cukup kini
Cerpen: Langkah Sunyi Di Balik Kebaikan Cerpen|Agustus 2, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Sore itu cahaya matahari mulai meredup di Kota Kertamukti. Dari jendela sebuah
Cerpen: Menunggu Janji Dari Empat Generasi Cerpen|Agustus 2, 2026oleh Zekki, S.M. pimred BuserNasional.my.id — Malam itu angin dari arah sungai membawa aroma tanah yang
Cerpen: Ketika Aku Masih Hidup Cerpen|Agustus 2, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Hujan gerimis turun sejak pagi dan membasahi trotoar di depan sebuah kedai
Cerpen: Menunggu Janji Dari Empat Generasi Cerpen|Agustus 2, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Malam itu angin dari arah sungai membawa aroma tanah yang masih lembap
Cerpen: Poster Lusuh Yang Menjaga Mata Air Harapan Cerpen|Agustus 2, 2026oleh Zekki, S.M. pimred Aku pertama kali bertemu Salim pada suatu sore yang muram, ketika hujan