BANGKALAN,BUSERNASIONAL.COM – Menindaklanjuti pemberitaan dan informasi yang beredar luas di media sosial mengenai tuduhan bahwa pihak Puskesmas Sukolilo tidak memberikan rujukan bagi pasien ke rumah sakit, perwakilan dari Puskesmas Sukolilo akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Klarifikasi tersebut disampaikan dalam pertemuan khusus yang didampingi oleh segenap anggota Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM), jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polsek Sukolilo, serta perwakilan keluarga pasien, Bapak Toyyib.
Dalam keterangannya di hadapan para awak media, pihak Puskesmas Sukolilo menjelaskan bahwa mekanisme rujukan pasien ke rumah sakit—khususnya layanan Unit Gawat Darurat (UGD)—memerlukan kepastian serta jawaban konfirmasi dari pihak rumah sakit penerima.
Pihak rumah sakit mengarahkan agar pasien terlebih dahulu diperiksa oleh dokter spesialis THT sebelum rujukan ke UGD diterbitkan. Kendati demikian, Puskesmas Sukolilo menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya menjalin komunikasi intensif dengan pihak rumah sakit agar rujukan dapat segera disusulkan, sehingga pasien dapat ditangani dan dilayani secara optimal.
“Kami sudah mengupayakan komunikasi dengan pihak rumah sakit dan memberikan rujukan ke dokter spesialis THT. Rujukan juga kami susulkan agar pasien dapat dilayani dengan baik. Atas nama Puskesmas Sukolilo, kami memohon maaf apabila kemarin terjadi miskomunikasi dengan pihak keluarga pasien,” ujar perwakilan Puskesmas Sukolilo.
Sementara itu, Bapak Toyyib selaku perwakilan dari pihak pasien menyampaikan apresiasi atas ruang klarifikasi yang difasilitasi bersama pihak puskesmas, anggota BNPM, dan APH Polsek Sukolilo. Dengan adanya pertemuan kekeluargaan ini, kedua belah pihak sepakat untuk meluruskan kesalahpahaman yang sempat memicu keraguan di tengah masyarakat.
Dengan adanya klarifikasi bersama ini, pihak Puskesmas Sukolilo berharap informasi simpang siur yang sempat beredar dapat lurus kembali. Mereka juga menegaskan komitmen berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, transparan, dan humanis kepada seluruh lapisan masyarakat.







