BANGKALAN, BUSERNASIONAL – Pergeseran tongkat kepemimpinan di jajaran Polda Jawa Timur kembali bergulir. Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), AKBP Rossa Purbo Bekti, resmi dilantik dan diangkat menjadi Kapolres Bangkalan Polda Jawa Timur.
AKBP Rossa Purbo Bekti menggantikan pejabat lama, AKBP Wibowo, yang mendapaat promosi jabatan baru sebagai Wakapolresta Sumenep.
Sosok Penyidik Berpengalaman dan Sempat Jadi Sorotan
Nama AKBP Rossa Purbo Bekti bukanlah sosok baru di dunia penegakan hukum Tanah Air. Sebelum mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolres Bangkalan, namanya sempat hangat diperbincangkan di panggung nasional saat menangani kasus-kasus krusial di KPK.
Salah satu peristiwa yang menyita perhatian publik terjadi pada pertengahan 2024, di mana proses penyidikan yang dimotori Rossa mendapat kritik keras dari Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Kala itu, Megawati menyoroti mekanisme penyitaan barang bukti berupa ponsel milik Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, beserta stafnya pada Juli 2024. Sorotan tersebut bahkan kembali dilontarkan Megawati dalam pidato peringatan HUT ke-52 PDI-P pada Jumat (10/1/2025) lalu.
> “Orang kalau enggak salah, mbok yo jadi pura-pura kon salah. Heh. Ini kayak Pak Hasto ini. Aku tuh sampai mikir, lah ngopo toh, kayak orang tersangka saja enggak banyak, yang digoleki dia saja. Terus dia tuh ngambil opo wae toh,” tegas Megawati dalam pidatonya kala itu.
>
Fokus Pengamanan Wilayah Bangkalan
Meski sempat diterpa berbagai dinamika saat bertugas di lembaga antirasuah, rekam jejak dan keahlian penyidikan yang dimiliki AKBP Rossa kini diharapkan dapat membawa angin segar bagi penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Bangkalan.
Masyarakat Bangkalan kini menantikan gebrakan dan kepemimpinan baru di bawah komando AKBP Rossa Purbo Bekti dalam menindak tegas segala bentuk tindak kejahatan dan menjaga kondusivitas daerah. (Red/BuserNational)







